Menjelang Pemilukada Banyuwangi

3 03 2010

oleh : Sisnowandi

Tak terasa setelah lima tahun berlalu sebentar lagi Banyuwangi bakal punya gawe besar, yaitu pemilihan kepala daerah PEMILUKADA.

Banyak hal menarik yang patut kita cermati selama pemerintahan Bupati Ratna dan pak Yusuf Nuris Saya melihat dari sudut pandang sebagai orang NU.dimana dalam duet Ratna Nuris memang ada hasil yang telah di capai.

Diantaranya yang saya tahu, dilanjutkannya pembangunan Dermaga Pelabuhan THR, yang dalam jangka panjang untuk kelancaran arus lalulintas kapal bongkar muat barang dipelabuhan. Kemudian Pembangunan Lapter Blimbingsari yang walaupun sampai saat ini belum beroperasi secara resmi tetapi sudah bisa dikatakan selesai. Dan yang lain, pembangunan Masjid Agung Baiturrahman yang agak tersendat sendat, yang mulai dicanangkan oleh Bupati Samsul Hadi hingga hampir selesai masa jabatan Bupati Ratna- Nuris, masih belum terselesaikan. Sangat disayangkan Masjid Besar kebanggaan masyarakat Banyuwangi yang mestinya sudah digunakan oleh umat Islam, harus menunggu begitu lama untuk selesai.padahal Wakil Bupati kita notabene adalah orang NU yang mestinya beliau punya peran besar untuk kelancaran pembangunan masjid Agung ini

Dulu ketika pertama kali Pak Nuris dilantik menjadi Wakil Bupati Saya secara pribadi sangat berharap banyak terjadi perubahan dan kemajuan yang signifikan kepada kepentingan warga Nahdiyin pada khususnya dan umat Islam pada umumnya tetapi sampai saat ini, sampai hampir selesai masa jabatan beliau tidak ada tanda tanda perubahan yang berarti bagi kepentingan warga Nahdliyin.

Justru Saya terkesan dengan Bu Ratna yang sangat antusias dan bersemangat didalam membangun dan memfasilitasi semua kepentingan keagamaan saudara kita umat Hindu di Banyuwangi. Tidak perlu saya sebutkan satu persatu apa yang telah diberikan Bu Ratna kepada masyarakat Bali dan Umat Hindu Banyuwangi, yang jelas selama pemerintahan Ratna Nuris nuansa Bali sangat terasa diBanyuwangi.

Ini yang patut kita renungkan dan kita fikirkan kembali untuk pemimpin Banyuwangi yang akan datang. Belajar dari pengalaman, kalau orang NU menjadi orang nomer dua dirumah sendiri tidak akan memberikan hasil nyata karena bagaimanapun keputusan selalu ada pada yang nomer satu. Itu logika.

Untuk itu menyongsong Pemilukada akan datang dan untuk Banyuwangi kedepan kita berharap kepada semua warga NU Banyuwangi untuk menyatukan pandangan dan pilihannya didalam menentukan pemimpin Banyuwangi yang benar benar memikirkan kepentingan umat Islam dan NU. Jangan sampai warga NU yang besar dan mayoritas ini terpecah didalam menentukan pilihan sehingga kita seperti orang asing dirumah sendiri.*

Penulis adalah Pengurus NU Ranting Setendo Tukangkayu Banyuwangi


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: